Selasa, 14 Juni 2011

Meraut Pensil Mengambar " PELANGI" kehidupan

Saat Kita mulai merasakan arti hidup, saat itu pula rasa didalam diri semakin yakin akan kehidupan,,,terlepas dari berat ringanya masa kehidupan yang dijalankan...
Tak ada debu..tak ada debu yang menyesakan dada lagi..yang tertinggal cuma "PENSIL"


Kenapa pensil?...kita pasti memikirkan pelajaran anak TK atau SD?...bukan itu yang penulis maksud...
Pensil disini adalah " pensil" kehidupan...

makin membingungkan ...apa hubungannya pensil sama kehidupan?...adalah relasi atau pun korelasinya?..
Penulis mencoba memberikan gambaran pelangi dari sebuah pensil kehidupan...


  1. Kita pasti pernah merasakan hal yang Buruk,atau kejadian tidak meg-enakan dalam kehidupan ini
  2. Kita pasti pernah berbuat diluar batas kewajaran kita sebagai manusia yang beradap dan berketuhanan
  3. KIta terlalu egois atau pun terlalu menganggap enteng masalah 
  4. Kita bahkan tidak memakai "otak" dalam setiap hal yang kita jalankan..
  5. Kita terlalu sering mengejar kesenangan sesaat tanpa melihat efek yang akan ditimbulkan..
untuk membuat hal yang lebih baik dari penjelasan diatas maka siapkan "PENSIL " KEHIDUPAN
pensil disini bukan [pensil] dalam arti sesungguhnya, pensil disini adalah = hal kebaikan
 hal kebaikan disetiap kesempatan , diamana pun kita berada, dan segera hapuslah setiap keinginan yang membuat kita akan terjerumus ...

banyak dari kita mengalami hal yang enak dulu.., mengejar kesenangan sesaat, menikmati setiap keburukan yang dilakukan, tanpa sadar itu amat buruk dan memalukan..., pikiran yang diawali dengan niat untuk berbuat kesalahan, ...

Beberapa orang ( pernah penulis survey) mengatakan, dia sadar saat melakukan kesalahan, dia paham resiko..namun dia gak tahan kenikmatan yang ditawarkan sehingga dia memilih jalan tersebut...( lucu bukan)..dia tidak memikirkan yang nanti..dia hanya focus yang sekarang..kenikmatan sekarang lebih dikejar dari kenikmatan nanti...( istilahnya membohongi diri sendiri dan orang lain) sama seperti para koruptor, selingkuh, penjahat kemanusiaan dll

Orang2 seperti ini adalah, orang- orang sakit , sakit jiwanya..sakit organ tubuhnya...gak menghargai TUHAN nya..mengapa demikian" TUhan memberikan satu (1) hati , menciptakan manusia dengan segala perhitungan yang luar biasa, namun diorgan tubuh manusia cuma diciptakan 1 buah hati yang disabdakan untuk kita jaga.., namun apakah kita tidak terlalu naif menduakan hatinya tuhan?..sudah jelas2 diciptakan cuma satu hati buat setiap manusia namun manusia sendiri tega " MENDUAKAN" hatinya tuhan..apakah ini balas jasa kita?...( memalukan bukan??) ....

Sebelum TUHAN marah dan mengambil hati itu , maka anda tidak akan punya hati alias harga diri lagi...anda akan dianggap orang yang paling hina dimata semua ciptaan yang hina, karena jatidiri manusia terletak pada " HATI"..hati yang satu..., dan jika hati tersebut diambil sama tuhan maka kita akan jadi manusia yang tidak punya hati,tidak punya perasaan dan tidak punya hrga diri..

Terus yang jadi pertanyaan nya, Apakah setiap manusia bisa berubah ?..jawabnya bisa!!, setiap manusia pada dasarnya adalah sama.,  namun tergantung dari tingkat kesadaran pribadi masing2.

ada sebuah pemikiran dari seorang anak gunung dia berucap" Jangan sampai Keadaan Mengalahkan NIat mu" jadilah pribadi yang memiliki 3 pilar prinsip, kesetiaan, kejujuran dan tanggung jawab
 jika itu dimiliki setiap orang maka tidak ada lagi manusia yang sakit didunia ini... 




Mungkin diantara kalin pembaca 'tidak setuju dengan artikel ini' namun itu semua kembali lagi menurut pendapat dan pribadi orang lain...mau milih kesenangan sesaat , atau kesenangan yang dibangun dengan 1 hati dan berkelanjutan?...hidup sebuah pilihan, salah mengambil jalan maka penyesalan datang, dan jagan salahkan keadaan karena keadaan selalau terpengaruh dengan niat ....so jadilah pribadi yang selalu memegang 3 prinsip hidup :........

bertindaklah " jujur" dalam setiap kesempatan , memegang " kesetiaan" disetiap hubungan, dan menjalalan kejujuran serta kesetiaan dengan penuh " tanggung jawab" by( ast4-nusped)

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites